Diberdayakan oleh Blogger.

sapa'an

Followers

RSS

Belajar mengajar dalam kelompok




BELAJAR MENGAJAR DALAM KELOMPOK

  Belajar adalah suatu proses yang rumit yang menimbulkan kesulitan-kesulitan bagi orang-orang muda maupun orang dewasa.Bagaimana juga mengajar mereka itu adalah suatu tantangan bagi para guru maupun fasilitator.Orang muda maupun dewasa memandang situasi belajar itu sangatlah berbeda di bandingkan dengan anak-anak,dan proses belajarnya berbeda pula.

  MENGENAL DAN MENOLONG WARGA BELAJAR

   Pendapat bahwa orang muda dan dewasa itu telah menguasai dirinya berati ia merupakan orang matang dan bertanggung jawab. Tepat atau tidaknya tanggapan ini, bagaimanapun juga orang itu ingin di anggap dan di perlakukan sebagai orang dewasa. Ia mampu dan berkeinginan untuk membuat keputusannya sendiri, dan meamng ia mesti berbuat begitu. Ia tidak mau di perlakukan sebagai kanak-kanak yang merupakan orang yang dalam tahap ketergantungan.
   Krena itu pemimpin,guru,fasilitator, atupun apapun juga namanya hendaknya mereka mengajar mereka iyu dalam yang sedemikian rupa, sehingga mereka  memperoleh kesempatan untuk membuat keputusan sendiri dan menyadari bahwa seseorang dapat belajar secara efektif  bila memiliki rasa tanggung jawab dan terlibat secara aktif di dalam proses belajar-mengajar.
 Orang muda ataupun  orang dewasa telah memiliki pengalaman yang bermacam-ragam yang  sangat mempengaruhi kehidupannya.Pengalaman-pengalaman itu membuat kesan yang mendalam di dalam dirinya dan ikut membentuk cara-cara berpikir mereka.
     Dengan demikian ia bereaksi kepada situasi,pikiran-pikiran baru, dan pengertian-pengertian baru dari segi pengalaman-pengalaman itu.
      Peminjaman kelompok hendaknya mempertimbangkan hal itu semua sebagai sesuatu yang berharga bagi masing-masing anggota kelompok, dan memperbolehkan mereka ikut serta tanpa perasaan khawatir, dan menjadikan mereka berarti di dalam suasana belajar sebagai suasana baru bagi mereka. Dengan cara inilah pengalaman-pengalaman itu menjadijalan pembuka bagi pengertian-pengertian baru
   Suasana/situasi belajar-mengajar itu akan mempengaruhi proses belajar-mengajar adalah penting untuk menerima kenyataan bahwa tiap individu merupakan pribadi mandiri yang belum tentu setuju pendapat orang lain, termasuk pendapat pemimpin kelompok itu sendiri. Kepentingan tentang kesejahteraannya akan lebih memungkinkan dirinya mengevaluasi fakta-fakta dan menerima perubahan, dan bukan mempertahankan diri bila pendapat-pendapat baru di sajikan.
     Warga belajar itu sendiri jauh lebih penting di bandingkan dengan informasi yang di pelajari atapun cara mengajar yang di pergunakan. Informasi nyata ataupun tidak akan berguna kecuali ia berharga bagi warga belajar dan bila ia membuat dirinya menjadi berbeda dalam kehidupannya.
    Informasi hendaknya di pergunakan untuk menolong warga belajr agr menjadi lebih matang, dan bukannya memperlakukan mereka dengan sekumpulan fakta yang tidak berhubungan dan tidak berarti. Apa yang terjadi pada diri warga belajar adalah merupakan hal penting.
  Suasana yang di penuhi kejujuran, perasaan terjamin, saling percaya mempercayai dan harga menghargai mesti di kembangkan sehingga warga belajar akan merasa bebas untuk mengatakn pendapatnya secara jujur.
   Dengan menerima setiap warga belajrar sebagai pribadi yang berharga maka pemimpin kelompok pertama-tama akan memberikan dorongan dan bantuan secara progresif untuk menerima dirinya sendiri dan memahami mengapa ia berbuat seperti adanya, kemudian bila perlu.pemimpin kelompok akan bergerak ke arah tantangan yang  di percayai warga belajar.
   Suatu tantangan yang tajam yang di rasakan warga belajar akan menghambat belajar itu sendiri atau akan menghilangkan kesempatan belajar berlangsung.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar